Keluhku untuk Ayah

Ayah kini tlah 2 tahun kau meninggalkanku. Dimana lagi aku dapat mencari figur seperti engkau.
Ayah kini anakmu tlah menginjak dewasa seperti yang kau banggakan dulu.
Ayah walaupun hari-hari terus berganti, tetapi tak seperti saat bersamamu.
Ayah sepeninggalmu aku semakin belajar,untuk menjadi seperti ayah, menjadi pemimpin dalam keluargaku.
Ayah banyak sekali pelajaran hidup yang engkau tanam dalam memoriku.
Ayah kini hanya pada diriku sendiri aku dapat mengadu.
Ayah, aku semakin kuat seperti harapanmu. Kuat untuk menjalani hidupku tanpamu lagi.
Ayah dalam doaku selalu memohon tempat untukmu yang layak disisinya.
Ayah aku sudah tidak menangis lagi.
Ayah mungkinkah kita dapat berjumpa jika bebanku semakin berat, walau lewat mimpi. Aku hanya ingin bisa mengeluh bukan kepada diriku sendiri.
Ayah, aku tau itu tidak mungkin karna engkau sudah berada disisiNya.
Ayah aku tahu, walaupun engkau tiada tapi engkau selalu ada. Mungkin ayah sedang memandangku saat ini.
Ayah ntah apa kata apa lagi yang dapat aku tulis kepadamu.
Ayah selamat beristirahat dengan tenang, semoga doa kami selalu menerangi jalan ayah disana.
Karna ayah aku ada dan dapat mengerti arti hidup yang nantinya pasti akan tertuju pada Nya jua.
Selamat jalan ayah, rindu kami selalu tersimpan untukmu selalu.

Posted by Wordmobi

Iklan

surat BJ HABIBIE UNTUK AINUN HABIBIE.

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi. Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini. Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini. Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada- Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada. selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku …. BJ.HABIBI.

Posted by Wordmobi

Go GREEN.

Mari selamatkan bumi kita bersama. Hari2 yang terasa semakin panas,musim yang sudah semakin sulit untuk diprediksi lagi,bencana alam yang sering terjadi dimana2. Sebenarnya apakah yang sedang terjadi. Apakah mungkin bumi ini sudah enggan ditinggali oleh kita. Apa kita yang justru sebaliknya, semakin membuat bumi ini semakin tersiksa. Pemanasan global terjadi dimana-mana,karena semakin menipisnya lapisan ozone yang melindungi bumi. Kenapa, ya karena ulah kita juga, manusia. Polusi udara juga semakin menyesakan dada saja. Pembakaran hutan untuk menjadikan lahan produksi juga semakin menipiskan cadangan air dan tidak ada penahan air apabila musim hujan tiba. Maka banjir bandang pun tak bisa dielakkan lagi. Pembuangan sampah dan limbah2 hasil produksi ke aliran2 sungai juga semakin memperburuk pencemaran air di bumi ini. Bagaimana nasib mahluk2 yang menghuni aliran2 sungai yang tercemar itu,pasti mereka akan sakit,mati dan lama kelamaan mereka akan musnah atau punah juga. Dan bagaimana dengan kita manusia yang apa bila menggunakan air tercemar tersebut. Pasti akan sama nasibnya dengan makhluk2 di dalam air itu. Ada yang bertahan ada pula yang punah. Pemborosan dengan energi2 yang tak bisa dihindari lagi. Maka mulai saat ini stop! Jangan sakiti bumi kita lagi. Mulailah untuk mengurangi beban sakit bumi ini. Tak perlu untuk melakukan hal yang muluk2,lakukan untuk diri kita sendiri saja dulu. Apa bila kita sadar dari hati kita maka semakin banyak pula kekuatan hati yang dapat mengurangi penderitaan bumi ini. Tanamlah sebatang pohon sebagai tanda kamu menyayangi bumi ini. Gunakan listrik seperlunya. Gunakanlah kendaraan yang ramah lingkungan. Buanglah sampah dan limbah pada tempatnya, bila perlu lakukanlah daur ulang. Gunakan air seperlunya saja,dan masih banyak tindakan2 penyelamatan bumi yang lain dan tak bisa saya sebutkan satu per satu disini. Tularkanlah kebaikan tersebut kepada satu orang. Dan suruhlah dia melakukan ke orang yang lain juga. Semoga anak cucu kita nanti masih dapat menikmati keindahan flora dan keaneka ragaman fauna di bumi ini. Dan juga masih dapat menikmati jernihnya air di bumi ini.

Posted by Wordmobi

Renungan

Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar. Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air. Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu. Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, “ berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?” Wanita itu menjawab: “Kamu tidak perlu membayar apapun “. “Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan ” kata wanita itu menambahkan. Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata : ” Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda. “ Bertahun-tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menganganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dr. Howard dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata Dr. Howard. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumahsakit, menuju kamar si wanita tersebut. Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan … Wanita itu sembuh !!. Dr. Howard meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Howard melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien. Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi..”Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu !! ” tertanda, Dr. Howard Kelly. Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa: “ Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia. ” Andrie Wongso.
Disunting dari Dimas Prast dan Banjarnegara .

Posted by Wordmobi